Tarif yang Ditetapkan dan Mark-Up oleh Rekanan
Berdasarkan keterangan Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, Sudewo awalnya menetapkan tarif antara Rp125 juta hingga Rp150 juta untuk setiap calon perangkat desa. Namun, tarif ini kemudian dimark-up oleh dua kepala desa yang terlibat, yaitu Abdul Suyono (YON) dan Sumarjiono (JION), menjadi Rp165 juta hingga Rp225 juta per orang.
OTT dan Penetapan Tersangka
KPK sebelumnya telah menggelar operasi tangkap tangan pada Senin, 19 Januari 2026, yang menjaring Sudewo dan tujuh orang lainnya. Setelah pemeriksaan mendalam, empat orang ditetapkan sebagai tersangka, yaitu:
- Sudewo (Bupati Pati Nonaktif)
- Abdul Suyono (YON) - Kades Karangrowo
- Sumarjiono (JION) - Kades Arumanis
- Karjan (JAN) - Kades Sukorukun
Keempat tersangka kini ditahan di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK untuk 20 hari ke depan, terhitung sejak 20 Januari hingga 8 Februari 2026, untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Artikel Terkait
Waspada GERD Seperti Lula Lahfah: Kenali 6 Gejala yang Bisa Berujung Komplikasi Serius
Misteri Kematian Lula Lahfah: Selebgram Ditemukan Meninggal di Apartemen Mewah, Ada Obat & Surat Rawat Jalan
Awkarin Berang! Minta Netizen Hapus Foto Jenazah Lula Lahfah, Ini Alasannya
Misteri Kematian Lula Lahfah: Jenazah Dipindahkan Dini Hari, Reza Arap Bungkam dan Isu Henti Jantung