Taqy Malik Bongkar Modus Mark Up Wakaf Al-Quran? Rekan Bisnis Ucapkan Ini!

- Senin, 16 Februari 2026 | 17:00 WIB
Taqy Malik Bongkar Modus Mark Up Wakaf Al-Quran? Rekan Bisnis Ucapkan Ini!

Taqy Malik Diduga Mark Up Harga Wakaf Al-Qur'an di Makkah-Madinah, Rekan Bisnis Bongkar Rinciannya

Nama influencer dan pendakwah Taqy Malik kembali menjadi sorotan. Kali ini, ia diduga terlibat dalam mengambil keuntungan pribadi dari program wakaf Al-Qur'an. Tuduhan ini diungkapkan oleh rekan kerjanya yang menetap di Arab Saudi, Randy Permana.

Dugaan Mark Up Harga Wakaf Al-Qur'an

Randy Permana mengungkapkan, Taqy Malik diduga melakukan mark up harga mushaf Al-Qur'an yang diwakafkan. Menurut pengakuannya, harga mushaf di toko sekitar Makkah-Madinah berkisar 40-50 Riyal (sekitar Rp180.000-Rp225.000). Namun, Taqy disebut menjualnya kepada jemaah dengan harga 80 Riyal atau setara Rp330.000.

"Dia menjual mushaf dengan harga Rp330.000, padahal harga di toko rata-rata 40-50 riyal. Selisih keuntungannya lebih banyak ketimbang harga mushafnya," ujar Randy dalam wawancara daring, Jumat (13/2/2026).

Randy menegaskan bahwa praktik ini tidak sesuai dengan prinsip wakaf. "Sebenarnya kalau nipu enggak. Ya dia istilahnya dia membuka harga mushaf Rp330.000 terus dia akhirnya menyalurkan dengan beli mushaf yang murah, maksudnya yang tidak sesuai dengan wakaf. Sedangkan wakaf itu ya nominalnya berapa ya kita wakafkan sesuai nominal," tambahnya.

Penyaluran Wakaf Dituding untuk Kepentingan Konten

Selain masalah harga, Randy juga menyoroti cara penyaluran wakaf yang dianggap tidak tepat. Ia menuduh Taqy Malik sengaja menimbun ribuan mushaf terlebih dahulu untuk keperluan pembuatan konten media sosial, alih-alih menyalurkannya segera setelah amanah diterima.

Halaman:

Komentar