Pelajar MTS Tewas Didihantam Personel Brimob Pakai Helm, Polri Buka Suara: Ini Janjinya!

- Sabtu, 21 Februari 2026 | 16:00 WIB
Pelajar MTS Tewas Didihantam Personel Brimob Pakai Helm, Polri Buka Suara: Ini Janjinya!

Pelajar MTS Tewas Diduga Dihantam Personel Brimob Pakai Helm di Tual

KOTA TUAL - Seorang pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTS) berusia 14 tahun, Arianto Tawakal, meninggal dunia pada Kamis (19/2). Korban diduga menjadi korban kekerasan yang melibatkan personel Brimob berinisial MS di Kota Tual, Maluku Tenggara. Kasus ini viral di media sosial dan ditanggapi serius oleh Mabes Polri.

Kronologi Kejadian Pelajar Dihantam Brimob

Kejadian bermula saat Arianto berboncengan dengan kakaknya, Nasri Karim, menggunakan sepeda motor di jalanan menurun. Tiba-tiba, personel Brimob berinisial MS menghantam Arianto menggunakan helm. Hantaman tersebut menyebabkan korban tersungkur dan terseret motor.

Arianto sempat dievakuasi ke RSUD Karel Sadsuitubun, namun nyawanya tidak tertolong. Pihak rumah sakit menetapkan korban meninggal dunia pada pukul 13.00 WIT akibat luka berat.

Respon dan Permohonan Maaf Polri

Merespon viralnya kasus ini, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Edison Isir menyatakan Polda Maluku telah mengambil langkah. Polri secara resmi menyampaikan duka cita dan empati mendalam kepada keluarga korban.

Halaman:

Komentar