Serangan KKB di Tambang Emas Nabire Papua, 2 Tewas dan 26 WN China Dievakuasi
POLHUKAM.ID - Serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya mengguncang kawasan penambangan emas di Legari, Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Insiden berdarah ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan memicu operasi evakuasi besar-besaran.
Kapolres Nabire, AKBP Samuel Tatiratu, mengonfirmasi bahwa tim gabungan TNI dan Polri sedang berupaya mengevakuasi seluruh karyawan PT Kristalin Nabire. Di antara yang dievakuasi terdapat 26 warga negara China yang berada di lokasi tambang saat serangan terjadi.
"Saat ini kami sedang berupaya mengevakuasi karyawan, termasuk 26 orang berkebangsaan China dari lokasi penambangan," tegas Samuel, seperti dilansir Antara, Minggu (22 Februari 2026).
Evakuasi juga diperluas kepada para pendulang emas di sepanjang Kali Musairo. Upaya ini dilakukan untuk mencegah korban lebih lanjut pasca serangan KKB. Sebelumnya, pada Sabtu (21 Februari 2026), sebanyak 75 orang telah berhasil dievakuasi dari zona berbahaya.
Mengenai identitas kedua korban tewas, Kapolres mengaku belum menerima laporan hasil identifikasi dan autopsi dari RSUD Nabire. "Saya masih berada di Legari, dan hingga kini belum dapat laporan tentang hasil autopsi," jelasnya.
Artikel Terkait
Viral! Alumni LPDP Pamer Paspor Anak WNA, LPDP Buka Suara: Langkah Integritas?
Rocky Gerung Bongkar Isi Perjanjian Prabowo-Trump: Ini Menghina, DPR Harus Batalkan Sekarang!
Ibu Kost di Halmahera Viral: Fakta Mengejutkan di Balik Video SPBU Waebulen yang Bikin Heboh!
Fadli Zon Klaim Era Jokowi Berakhir, Benarkah Dinasti Politik Akan Terus Berlanjut?