"Tetapi tentunya kami harus melakukan inovasi karena kebutuhan plastik ini pelan-pelan harus dikurangi, harus ada substitusinya. Kalau kondisinya tetap seperti ini, pasti akan menjadi beban," jelasnya.
Solusi Tradisional: Kembali ke Kemasan Daun Pisang
Sebagai solusi konkret dan mudah diakses, Pramono Anung menyarankan penggunaan kemasan tradisional yang lebih terjangkau. Salah satu alternatif yang dianjurkan adalah daun pisang, yang dinilai lebih ekonomis, mudah terurai, dan ramah lingkungan.
"Maka untuk itu, kita kadang-kadang harus kembali ke cara tradisional, pakai bungkus daun pisang dan sebagainya," imbau Gubernur.
Langkah ini tidak hanya dapat meringankan tekanan biaya operasional UMKM akibat kenaikan harga plastik, tetapi juga sejalan dengan gerakan global untuk mengurangi sampah plastik sekali pakai dan beralih ke ekonomi sirkular yang berkelanjutan.
Artikel Terkait
Motor Listrik Emmo untuk MBG: Benarkah Cuma Rakitan China dengan TKDN 48,5%?
Cara Download Video YouTube ke MP4/MP3 dengan 1 Klik: Gratis, Cepat & Tanpa Aplikasi!
Rismon Sianipar Bongkar Bukti Video AI, Ini Kata Pakar Forensik Soal Laporan JK ke Polisi
3 Hafiz 30 Juz dari Purwokerto Diterima di 10+ Kampus Top Dunia, Ini Rahasianya!