Syamsul menambahkan bahwa ceramah JK di UGM selama lebih dari 30 menit sebenarnya bertujuan untuk menyampaikan pesan perdamaian, baik di Indonesia maupun dunia. "Padahal Pak JK merasa ceramahnya adalah bagian dari upaya menyampaikan informasi tentang perdamaian," ucapnya.
Aliansi Ormas Islam yang terdiri dari 40 organisasi ini melaporkan Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie ke Bareskrim Polri. Laporan tersebut dipicu oleh beredarnya potongan video ceramah JK di UGM yang diduga telah di-framing untuk mempengaruhi opini publik secara negatif.
Menanggapi laporan ini, Ade Armando menegaskan bahwa dirinya tidak bersalah. Ia mengklaim tidak berniat mengadu domba atau memprovokasi pihak mana pun. "Saya yakin laporan terhadap saya tidak akan dicabut. Tapi saya merasa tidak bersalah. Saya tidak pernah mengadu domba, memprovokasi, atau menghasut siapa pun, bahkan untuk membenci JK pun tidak," ujar Ade.
Ade juga menilai bahwa pelaporan ini terasa berbeda karena ada serangan yang diarahkan kepada Partai Solidaritas Indonesia (PSI). "Serangannya bukan hanya ke saya. Untuk pertama kalinya, serangan diarahkan ke PSI. Nama PSI berulang kali disebut," pungkasnya.
Artikel Terkait
Kondisi Terbaru Kamaruddin Simanjuntak: Pengacara Pembongkar Kasus Sambo Kini Sakit – Begini Fakta Terkininya
Skandal Baru Trump: Jadi Sponsor Sportswashing Saudi di LIV Golf Demi Cuan Pribadi
Waspada! Ini Cara Jitu Menghindari Penipuan Bansos yang Lagi Marak – Jangan Sampai Terjebak Link Palsu!
Menkeu Purbaya Tegas: Tak Akan Ada Tax Amnesty Lagi, Ancaman Sikat Aset bagi yang Bandel!