"Saya secara pribadi dan sebagai anggota DPR RI mengecam keras perlakuan terhadap guru kita, UAS," kata Achmad melalui keterangan persnya, Selasa (17/5/2022).
Sebelumnya, UAS mengaku diasingkan dalam ruangan 1 x 2 meter ketika hendak masuk Singapura. Setelah diasingkan, UAS dikembalikan ke Indonesia tanpa penjelasan apa pun.
Achmad mengatakan perlakuan Singapura kepada UAS berlebihan dan melecehkan Indonesia. Sebab, kata Achmad, UAS ialah ulama besar asal Indonesia yang diakui negara tetangga, seperti Malaysia dan Brunei Darussalam.
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras