Meski demikian, nama-nama yang beredar tidak sepenuhnya cocok untuk mengisi posisi yang ditinggalkan mendiang Tjahjo Kumolo.
"Peluang Hasto Kristiyanto memang relatif besar menggantikan Tjahjo. Sebab, Hasto selain dekat dengan Megawati Soekarnoputri, juga salah satu petinggi PDIP yang belum mendapat jabatan di eksekutif," kata Jamil kepada Polhukam.id.
Meski demikian, lanjut Jamil, latar belakang Hasto tampaknya kurang pas untuk menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB).
"Hal itu tentunya akan menyulitkan Hasto untuk meminpin kementerian tersebut. Padahal, di kementerian ini perlu dipimpin sosok kompeten di bidangnya agar aparatur negara dan birokrasi dapat dibenahi lebih cepat dan terarah," tegasnya.
Dia menilai sosok Tri Rismaharini tampaknya lebih mumpuni untuk menggantikan Tjahjo. Kelayakan Risma karena memang ia punya pengalaman sebagai Wali Kota Surabaya dan Menteri Sosial.
"Dengan pengalaman tersebut, Risma setidaknya sudah memahami birokrasi daerah dan pusat, termasuk profesionalisme ASN. Bekal tersebut akan memudahkannya untuk membenahi ASN dan birokrasi," terangnya.
Artikel Terkait
Keracunan Massal di Mojokerto: 261 Siswa Terpapar, Benarkah dari Menu MBG Soto Ayam?
Denada Digugat Rp 7 Miliar Anak Kandung, Ini Respons Mengejutkan dari Manajemennya!
Meteo MSN: Rahasia Dapatkan Info Cuaca Akurat & Real-Time Sebelum Beraktivitas!
Java FX: Platform Trading Forex Terpercaya dengan Edukasi Lengkap untuk Pemula & Profesional