Awalnya, Denny Siregar menyampaikan rasa syukur karena ada media sosial yang bisa menangkal narasi yang bersifat provokasi.
“Untungnya ada media sosial, sehingga narasi2 provokasi gunakan agama bisa dicounter dan muncul perlawanan dari banyak orang yang berbeda agama, tapi ingin tetap harmoni,” tulisnya dikutip Populis.id dari cuitan akun @Dennysiregar7 yang diunggah pada Kamis (19/5/2022).
Denny Siregar kemudian memberikan contohnya seperti Taliban yang bebas membangun simpati hingga bisa menguasai Afghanistan.
Ia mengatakan, “Di Afghanistan, tidak ada yg counter Taliban, sehingga mereka bebas bangun simpati dan kuasai negeri.”
Denny kembali membuat cuitan dengan menyebut bahwa HTI dan FPI bisa sebesar Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah jika topeng busuk mereka tidak dibongkar.
Setelah HTI dan FPI besar, Denny merasa bahwa orang-orang yang berkuasa akan berasal dari kelompok mereka sendiri.
Denny bahkan mengatakan bahwa mungkin Habib Rizieq Shihab akan menjadi Menteri Agama (Menag).
“Kalo gada yang counter dan bongkar topeng busuk mereka, HTI dan FPI, bisa jadi sebesar NU dan Muhammadiyah,” ujarnya.
Artikel Terkait
Bareskrim Gerebek Markas Judol Internasional: 320 WNA Diringkus, Bos Masih Buron!
Wakil Ketua DPR Kritik Keras TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi: Ini Pembungkaman Kebebasan Berekspresi!
Harga BBM Pertamina 11 Mei 2026: Daftar Terbaru Pertalite, Pertamax, Solar - Ada yang Naik Gila-gilaan!
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia