Imran mengungkapkan alasan meningkatnya kasus DBD di Indonesia disebabkan menurunnya kesadaran masyarakat akan kebersiham lingkungan.
“Masalah cuaca iya, tapi hal yang lain adalah setelah COVID-19 selesai orang-orang terpacu. Kalau dulu orang di rumah terus sekarang sudah mulai beraktivitas lagi sehingga perhatian terhadap lingkungan mulai turun,” kata Imran.
Kasus DBD di Indonesia banyak ditemukan pada anak-anak, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Manular ini juga menekankan pentingnya Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di sekolah.
“Kalau di sekolah kan ada UKS ya, UKS kan bukan hanya untuk pemeriksaan kesehatan. Tetapi juga bagaimana mengingatkan orang tua untuk bisa membersihkan rumah dan segala macamnya, jadi ya kalau di sekolah melalui UKS,” ujar Imran.
Sumber: inilah
Artikel Terkait
Defisit APBN Maret 2026 Tembus Rp240 Triliun! Ini Penyebab Utama Kenaikan 130%
Ahmad Dhani Bongkar Bukti ABC Perselingkuhan Maia Estianty dengan Bos TV: Saya yang Ceraikan Dia!
Prajurit TNI AL Baru Dilantik Tewas di Kapal Perang, Keluarga Temukan Luka Lebam dan Darah di Selangkangan
Rupiah Anjlok ke Rp17.420! Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah, Apa yang Terjadi?