POLHUKAM.ID - Pihak TNI merespons DPR terkait adanya desakan evaluasi dan Panglima TNI Yudo Margono turun tangan menangani kasus penggerudukkan sejumlah prajurit TNI Kodam I/Bukit Barisan di Polrestabes Medan.
Kapuspen TNI Laksamana Muda Julius Widjojono memandang evaluasi seharusnya dilakukan hanya sebatas di tingkatan Kodam.
"Menurut saya idealnya diselesaikan secara berjenjang kewilayahan Kodam saja," ujar Julius saat dihubungi, Selasa (8/8/2023).
Mengenai desakan Panglima TNI turun gunung mengatasi kasus itu, Julius menyebut jabatan tersebut hanya memiliki fungsi secara organisasi bukan ranah pembinaan guna mengurai masalah.
"Bisa dituntaskan Kodam I BB (Bukit Barisan). Panglima TNI secara fungsi organisasi hanya pengguna bukan pembina," jelas Julius.
TNI Didesak Evaluasi
Sebelumnya Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid, merasa prihatin dengan adanya puluhan prajurit Kodam I/Bukit Barisan mendatangi Mako Polrestabes Medan, pada Sabtu 5 Agustus 2023. Menurutnya, harus ada evaluasi dari adanya aksi tersebut.
Adapun aksi puluhan prajurit TNI itu yakni untuk ke Gedung Satreskrim Polrestabes Medan mempertanyakan terkait proses hukum dan penahanan terhadap ARH dalam kasus dugaan pemalsuan surat keterangan tanah.
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras