“Kita harus rasional objektif dalam memandang ini, tapi kalau dasarnya tidak paradigmatik, dasarnya hanya suka dan tidak suka, dasarnya hanya suka dan tidak suka, hanya benci dan tidak benci ya berat,” tambah Refly.
Tidak Relevan
Refly juga menyinggung soal relevansi pengaitan Anies Baswedan dengan masalah Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Singapura.
Menurut Refly jika dihadapkan dengan Singapura sebagai sebuah negara maka mitranya bukan Anies Baswedan.
Baca Juga: Analisis Refly Harun Menggelegar Soal Penolakan Ustaz Abdul Somad (UAS): Mereka Tahu Pemerintah…
“Kalau kita berhadapan dengan Singapura sebagai sebuah negara ya mitranya bukan Anies Baswedan, bukan gubernur DKI, bukan Jawa Tengah, tapi Presiden Reopublik Indonesia,” ujar Refly melalui kanal Youtube miliknya, dikutip Rabu (25/5/22).
Menurut Refly, justru yang harus diperhatikan sikapnya terkait masalah Abdul Somad dan Singapura adalah Presiden Jokowi.
Hal ini karena berkaitan dengan lingkup yang levelnya negara.
“Jadi yang justru kita tunggu adalah bagaimana sikap Presiden Republik Indonesia terhadap penolakan Singapura terhadap warga negara Indonesia,” ujar Refly.
Sumber: populis.id
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!