Dia mengatakan, pemerintah Singapura mempunyai parameter sendiri sebelum memulangkan UAS ke Indonesia. Sikap pemerintah Singapura itu, menurutnya, menunjukkan mereka tegas dengan aturannya.
"Singapura punya parameter sendiri dan dia tegas dengan aturan. Jadi diberlakukan bukan karena UAS tapi karena pengamatan terhadap narasi yang disampaikan UAS," ujarnya di Jakarta, Selasa (23/5/2022).
Boy menambahkan, peristiwa dideportasinya UAS dari Singapura itu tidak ada kaitannya dengan agama tertentu. Sebab, kata dia, bila ada tokoh lain yang dinilai Singapura bernarasi tidak sesuai dengan aturan Singapura, dia yakini bakal mengalami hal sama.
Terkait desakan agar pemerintah Indonesia membuat pernyataan tegas soal deportasi UAS, Boy menyampaikan, Singapura memiliki standar tersendiri untuk mengambil sikap yang tak bisa diintervensi.
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!