Imbas responsnya terhadap pernyataan mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso (Bang Yos) soal ancaman Cina, Grace Natalie dapat sorotan tajam.
Bang Yos panjang lebar berbicara mengenai ancaman Cina dan Tenaga Kerja Asing Cina yang mana intinya adalah kekhawatiran akan bertambahnya jumlah mereka ke tanah air.
Sayangnya, bagi sejumlah pihak penjelasan eks Gubernur DKI Jakarta ini dianggap bernada rasis. Salah satu pihak yang berpendapat demikian adalah eks Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tersebut.
Menurut Grace, isu ini sudahlah “lagu lama” yang terus-terusan diangkat. Jumlah TKA menurutnya dengan mengutip data tenaga kerja dari Kementerian Tenaga Kerja tidaklah terlalu banyak.
“Jadi kecil banget jumlahnya tidak sampai 1 persen,” ujar Grace dikutip dari YouTube Cokro TV, beberapa waktu lalu.
Mengenai narasi klaim “sedikit sekali” oleh beberapa pihak terkait potensi ancaman jumlah TKA Cina ini, pengamat politik, Rocky Gerung angkat suara.
Lewat video akun youtube miliknya (Rocky Gerung Official) yang juga bersama oleh Hersubeno Arief dari Forum News Network (FNN), Rocky menganggap bahwa bahwa sedikitnya jumlah seharusnya tidak dijadikan alasan untuk tidak waspada terhadap ancaman yang ada.
“Tentu radar dipasang di mana-mana, apakah ada infiltrasi TKA? Pasti ada. Berapa banyak yang masuk ke Indonesia? ya sedikit sekali, Iya tapi kalau semuanya intel bagaimana?” Jelas Rocky di kanal Youtube miliknya, dikutip Senin (30/5/22).
Baca Juga: Grace Natalie Singgung Pernyataan Bang Yos Soal TKA Cina, Penjelasan Rocky Gerung Nyelekit, Simak!
Menurut Rocky, dalam konteks perang proxy, melihat 1,2, atau 3 orang sangat bisa menjadi “mata dan telinga” terhadap kondisi suatu negara.
Artikel Terkait
Viral! Alas Seprei Bunga di Video KKN Lombok Timur 13 Menit, Ini Fakta yang Terungkap
BPJPH Buka Suara: Daging Babi & Alkohol Boleh Dijual, Asal Patuhi Aturan Ini!
Toyota New Veloz Hybrid EV Resmi di Surabaya: Harga Mulai Rp 303 Juta, Ini Spesifikasi dan Keunggulannya!
Noel Bongkar Modus Jebak Pejabat: Purbaya Tinggal Sejengkal Lagi Masuk KPK!