Sebelumnya, presiden mengimbau relawan Pro Jokowi (Projo) agar tidak buru-buru menentukan tokoh yang akan didukung dalam Pilpres 2024.
Meski demikian, banyak pengamat yang menduga hal tersbebut masih berkaitan dengan wacara perpanjangan masa jabatan Jokowi.
"Arahnya jelas. Jokowi ingin mengatakan Projo harus punya kendaraan politik untuk mendukung capres," ujar Kunto dikutip dari Genpi, Selasa (31/5/2022).
Menurutnya, realita saat ini sangat berbeda pada saat Jokowi maju menjadi presiden 2 periode. Kunto menilai kali ini PDIP tidak akan menyerahkan tiket capres kepada sosok di luar Trah Soekarno.
"Projo tidak bisa mengajukan satu tokoh lewat dukungannya. Sebab, saat ini mereka tidak memiliki tiket untuk mencalonkan siapa pun ke Pilpres 2024," ucapnya.
Artikel Terkait
Waspada! Ini Cara Jitu Menghindari Penipuan Bansos yang Lagi Marak – Jangan Sampai Terjebak Link Palsu!
Menkeu Purbaya Tegas: Tak Akan Ada Tax Amnesty Lagi, Ancaman Sikat Aset bagi yang Bandel!
Bareskrim Gerebek Markas Judol Internasional: 320 WNA Diringkus, Bos Masih Buron!
Wakil Ketua DPR Kritik Keras TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi: Ini Pembungkaman Kebebasan Berekspresi!