“Kejadian ini merupakan bentuk kesembronoan dalam tata laksana impor dari negara yang masih belum bebas PMK. Harus ada evaluasi mengapa ini bisa terjadi,” ungkapnya.
Gobel menilai wabah PMK ini sama halnya dengan Covid-19 yang mesti ditanggapi dengan sungguh-sungguh. Penyebaran wabah yang semakin meluas, kata Gobel, menyangkut nasib para peternak dan kedaulatan pangan.
Lebih lanjut, Gobel meminta agar pemerintah bisa menyediakan anggaran ganti rugi bagi para peternak yang hewannya mati akibat wabah PMK. Dia juga meminta pemerintah untuk melakukan vaksin massal, meminta Bulog dan Badan Pangan Nasional segera merancang mekanisme penampungan hewan yang terinveksi, lakukan pemusnahan hewan ternak yang mati karena terinveksi, serta menghentikan impor hwan ternak dari negara yang belum terbebas dari wabah PMK.
Baca Juga: Bicara Dampak Transformasi Digital, Menko PMK: Keragaman Sosial Budaya Pintu Keluar dari Kesulitan
“Jika perlu, segara tetapkan wabah PMK ini sebagai kejadian luar biasa,” katanya.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Hyundai Targetkan Jual 2000+ Unit di IIMS 2026, Ini Model Andalan untuk Mudik Lebaran
Target Gila Hyundai di IIMS 2026: Serbu 2000+ Unit dengan Strategi Ramadan & Mobil Mudik Terlengkap!
Hyundai Targetkan 2000+ Unit di IIMS 2026, Ini Deretan Mobil Andalan untuk Mudik Lebaran!
Hyundai Targetkan Jual 2000+ Unit di IIMS 2026, Ini 6 Model Andalan untuk Mudik Lebaran