"Kalau menurut arsip dan buku desa ini, tahun 1954 sudah ada lurah aktif. Maka, saya bisa menyimpulkan bahwa sebelum tahun itu pun Desa Ketoyan sudah ada," ujar Tofan.
Ia menambahkan bahwa pernyataan yang menyebutkan Desa Ketoyan baru berdiri pada tahun 2000-an sangat keliru dan menyesatkan.
Warga Sebut Jokowi Terlibat Aktif dalam Kegiatan KKN di Desa Ketoyan
Selain dokumen resmi desa, beberapa warga juga memberikan kesaksian mengenai keberadaan Jokowi saat menjalani KKN di Desa Ketoyan.
Muh Huri (70), salah satu warga desa, mengaku berinteraksi langsung dengan Jokowi selama tiga bulan masa KKN.
"Iya, (salah satunya) Pak Jokowi. Saya pernah ketemu beliau selama sekitar tiga bulan waktu KKN," ujarnya.
Huri mengenang pengalaman unik saat Jokowi bersama beberapa mahasiswa KKN lainnya pergi ke Solo menggunakan motor Vespa untuk membeli gitar.
Gitar tersebut rencananya digunakan untuk mengiringi Jokowi yang ingin menyanyikan lagu "Stuck on You" pada malam perpisahan KKN.
"Karena yang ngiringi kurang pinter, akhirnya gagal dinyanyikan," kenangnya.
Klarifikasi atas Isu Desa Ketoyan dan KKN Jokowi
Selain itu, Zainal Muhizin (80), seorang warga lainnya, juga mengingatkan bahwa meskipun ia tidak menyaksikan langsung kegiatan mahasiswa KKN di desanya, ia yakin mereka tinggal di rumah Lurah Djentoe Abdul Wahab.
"Saya meyakini mahasiswa itu adalah Pak Jokowi. Mereka tinggal di rumah Pak Lurah Djentoe," tuturnya.
Berdasarkan bukti dokumen administratif yang sah dan kesaksian warga setempat, Desa Ketoyan diketahui sudah ada jauh sebelum tahun 2000.
Jejak keberadaan Jokowi dalam KKN di Desa Ketoyan juga mendapat pengakuan dari masyarakat setempat.
Sumber: Kompas
Artikel Terkait
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran