Namun, keduanya berpeluang untuk koalisi, karena beberapa waktu lalu pada momen Lebaran, kedua ketum itu bertemu.
"Memang kalau dilihat dari perolehan suara, dua partai tersebut sudah cukup untuk mengusung pasangan capres," jelas dia.
Jamiluddin juga menuturkan keduanya tidak perlu repot-repot mencari partai lain untuk berkoalisi.
"Tetapi yang menjadi masalah kedua partai itu sama-sama pengin ketua umumnya jadi capres," tuturnya.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?