"Pokoknya itu kewenangan sepenuhnya Presiden, maunya kapan, orangnya dari mana, partainya apa, kebutuhannya apa. Itu Presiden yang tahu karena pemerintahan ini kan masih dua tahun lagi, sehingga dengan kebutuhan dan kecepatan itu Presiden yang memutuskan," kata Pramono.
Sebelumnya, isu reshuffle disampaikan sejumlah elite politik. Salah satunya Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Jazilul Fawaid.
Dia mengaku mendengar informasi seputar reshuffle atau perombakan kabinet Presiden Jokowi mendatang.
Fawaid mendengar selentingan informasi bahwa Partai Amanat Nasional (PAN) bakal mendapatkan kursi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam kocok ulang kabinet nanti. []
Sumber: akurat.co
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?