- Gerindra: Sudah pasti fokus pada Prabowo.
- PKB: Menyatakan dukungan untuk Prabowo dua periode, namun tanpa menyebut nama Gibran.
- PAN: Meski menyebut dukungan, nama yang disebut justru Ketua Umumnya, Zulkifli Hasan, bukan Gibran.
- Demokrat, NasDem, PKS: Dinilai tidak akan mengusung nama Gibran.
- PDIP: Dipastikan berseberangan dan menolak setiap wacana yang mengusung nama Gibran.
Posisi Krusial Partai Golkar
Partai Golkar menjadi perhatian khusus. Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, telah menegaskan dukungan untuk Prabowo-Gibran hanya hingga akhir masa jabatan 2029. Untuk dukungan periode berikutnya, keputusan harus melalui mekanisme Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) dan bukan mutlak di tangan ketua umum.
"Artinya, kendati pun Ketum Bahlil sudah banyak 'makan budi' Jokowi, tapi soal dukungan Gibran untuk kembali mendampingi Prabowo, tak semudah itu," tegas Erizal.
Kesimpulan: PSI sebagai Basis Utama
Analisis ini menyimpulkan bahwa mayoritas partai politik saat ini dinilai enggan atau 'malas' melirik Gibran untuk Pilpres 2029. Situasi ini menjadikan PSI, partai yang dipimpin oleh adik Gibran, Kaesang Pangarep, sebagai basis dukungan utama dan paling konsisten bagi kelanjutan karier politik Gibran Rakabuming Raka menuju kontestasi 2029.
Artikel Terkait
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?