Profil Pembeli: Low Tuck Kwong, Raja Batu Bara Indonesia
Low Tuck Kwong, pria kelahiran Singapura 17 April 1948, adalah pemilik Bayan Group. Ia telah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) sejak 1992. Menurut data Forbes 2026, kekayaannya diperkirakan mencapai US$20,3 miliar atau setara Rp335 triliun, menempatkannya sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia.
Analisis: Transaksi Seni atau Jejak Relasi Bisnis-Politik?
Transaksi seni bernilai miliaran rupiah ini memantik pertanyaan publik. SBY memimpin Indonesia selama dua periode (2004-2014), era di mana sektor tambang dan batu bara berkembang pesat.
Pertanyaan yang muncul adalah apakah pembelian ini murni apresiasi seni dan amal, atau ada dinamika hubungan lama antara dunia usaha dan politik. Publik wajar mengernyit melihat perpindahan dana besar antara mantan kepala negara dan konglomerat besar di sektor yang pernah berkembang pesat di masa pemerintahannya.
Narasi "keberkahan momentum Imlek" dari Partai Demokrat mungkin belum sepenuhnya menjawab keingintahuan publik akan transparansi dan konteks hubungan yang lebih luas di balik lelang ini.
Artikel Terkait
Sjafrie Sjamsoeddin Tolak Cawapres 2029: Ini Alasan dan Dampaknya bagi Peta Politik
Sidang Ijazah Jokowi Memanas: Kuasa Hukum Desak Presiden Hadir Langsung Bawa Bukti Asli
Analisis Pilpres 2029: Prabowo Diusulkan Gandeng Sjafrie, Benarkah untuk Hindari Kesalahan Gibran?
Rektor Paramadina Sindir Ijazah Palsu, Warganet Heboh Soroti UGM: Siapa yang Dimaksud?