Menteri Keuangan Purbaya Bongkar Fakta: Analisis Ekonomi RI Hancur di TikTok & YouTube Ternyata Salah Besar!

- Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:50 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Bongkar Fakta: Analisis Ekonomi RI Hancur di TikTok & YouTube Ternyata Salah Besar!

2. Gejolak 2011

Di tahun 2011, ketika harga Brent berkisar di 110–120 dolar AS per barel, indikator ekonomi domestik Indonesia secara umum masih menunjukkan performa yang positif dan stabil.

3. Pasca Pandemi Covid-19

Pengalaman serupa terulang pasca pandemi, saat harga minyak kembali menyentuh level 100 Dolar AS per barel. Ekonomi Indonesia kembali menunjukkan ketahanannya dan tidak mengalami kehancuran.

Kunci Utama: Kebijakan yang Tepat

Berdasarkan pengalaman historis tersebut, Purbaya menekankan bahwa gejolak harga energi global tidak serta-merta menjatuhkan ekonomi nasional. Kunci utamanya terletak pada kemampuan pemerintah dalam merancang dan menjalankan kebijakan fiskal dan moneter yang pas.

“Artinya kalau kita punya kebijakan yang pas, moneter maupun fiskal... walaupun harga minyak gonjang-ganjing, kita punya cara atau pengalaman untuk mengendalikan dampaknya ke perekonomian. Jadi kita nggak perlu takut," tandas Purbaya menutup pernyataannya.

Halaman:

Komentar