Jusuf Kalla Dituding Rusak Kerukunan: Potong Konten atau Ujaran Intoleran?

- Selasa, 14 April 2026 | 07:50 WIB
Jusuf Kalla Dituding Rusak Kerukunan: Potong Konten atau Ujaran Intoleran?

Pernyataan Jusuf Kalla di UGM Dituding Rusak Kerukunan dan Pancasila

Pernyataan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam sebuah pidato di Universitas Gadjah Mada (UGM) menuai kontroversi dan dikhawatirkan menjadi bibit perpecahan di masyarakat.

Kritik Tajam dari Direktur P3S

Direktur Politic and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, menilai pernyataan JK sangat kontroversial dan berpotensi merusak kerukunan antarumat beragama di Indonesia yang telah dibangun selama ini.

"Keberagaman yang dibangun selama ini dirusak oleh Jusuf Kalla. Tak pantas dia menyinggung umat Kristiani yang baru selesai merayakan Paskah," ujar Jerry dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa, 14 April 2026.

Dituding Tidak Paham Ajaran Kristen

Jerry Massie menambahkan bahwa JK dinilai kurang memahami ajaran Kristen. “Doktrin umat Kristen adalah jangan membunuh,” tegasnya. Lebih lanjut, Jerry menyebut JK tidak pantas disebut sebagai negarawan, melainkan sosok yang intoleran bahkan radikal.

"Narasinya sangat tendensius dan provokatif dan bahaya buat bangsa ini. Dia merusak nilai-nilai keberagaman dan Pancasila," tegas Jerry. Ia juga menyebutkan bahwa organisasi seperti GAMKI dan Pemuda Katolik telah melaporkan JK terkait pernyataannya tersebut.

Halaman:

Komentar