Seperti diketahui, Partai Golkar bersama PAN dan PPP membentuk Koalisi Indonesia Bersatu untuk Pemilu 2024.
"Ada pertemuan tiga orang ketua partai, lalu tiba-tiba bikin koalisi itu, ya, koalisi apa?," ujar Rocky dalam seminar politik yang disiarkan langsung di akun YouTube Partai Pelita, Senin (16/5).
Rocky menegaskan bahwa koalisi partai itu bukan sekadar pertemuan untuk membenci seseorang.
Rocky menjelaskan bahwa pembentukan sebuah koalisi partai harus berdasarkan pada prinsip kesepakatan yang diucapkan.
Rocky mencontohkan, salah satu prinsip kesepakatan ialah koalisi dibentuk atas dasar ingin memperbaiki Indonesia.
"Kalau itu dasarnya, (Golkar, PAN, dan PPP, red) keluar dari kekuasaan," kata Rocky.
Artikel Terkait
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran