Hal itu menyusul pernyataan Hasto yang mengatakan sulit berkerja sama dengan partai yang berlogo bintang mercy tersebut.
"Saya kira PDIP adalah partai besar dengan tradisi kuat kenegarawanan Bung Karno. Artinya, kepentingan bangsa di atas apa pun," kata pria yang akrab disapa Irwan Fecho itu kepada wartawan, Kamis (23/6)
Namun, lanjut dia, ketika ruang-ruang komunikasi untuk membangun bangsa yang besar ini ditutup, tentu itu bertolak belakang dengan semangat gotong-royong.
"Bertolak belakang dengan semangat gotong-royong yang menjadi spirit Bung Hasto dan kawan-kawan yang bergerak sebagai kader," lanjut dia.
Artikel Terkait
Prabowo Buka Suara: Pejabat Ini Dinilai Mengecewakan & Bikin Bangsa Susah!
KPK vs Yaqut: Benarkah Prosedur Penyidikan Ini Sah? Ini Kata Ahli Hukum
Buni Yani Sebut Indonesia Tak Akan Maju Sebelum Gibran Dimakzulkan dan Jokowi Diadili?
BBM Naik? PKS Bongkar 5 Solusi Darurat Ini Agar Harga Tak Melonjak!