Dirinya berharap tidak hanya ada dua kubu yang berlaga dalam Pilpres 2024, seperti 2019 hanya diikuti dua calon presiden.
“Yang membuat keterbelahan di masyarakat makin mendalam justru lantaran hanya ada dua kubu yang bertarung,” kata dia.
Oleh sebab itu, menurutnya, setiap pihak harus membuka ruang untuk koalisi dan pasangan calon minimal tiga di Pilpres 2024 untuk cegah keterbelahan.
“Berhenti menyebar politik kebencian, framing, dan labelling yang merusak. Jangan berupaya menghancurkan lawan dalam kontestasi demi kemenangan,” ujar Herzaky.
Menurut Herzaky, adu gagasan dan adu program lebih baik dari pada menyerang pribadi dan mengorek kekurangan pribadi lawan politik. (*)
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Puan Maharani Bongkar Masalah Utang Whoosh: DPR Akan Usut Tuntas!
Prof Henri Balik Badan Bongkar Rekayasa Gibran Cawapres: Saya Kecewa dengan Jokowi!
Misteri Dewa Luhut di Balik Proyek Whoosh: Rahasia yang Baru Terungkap
Fakta Mengejutkan di Balik Proyek Whoosh: Dugaan Markup Rp 60 Triliun dan Potensi Kerugian Negara