Berbagai kelompok relawan Jokowi yang terlibat di pemilihan presiden (pilpres) 2024 akan menjerumuskan mantan Wali Kota Solo itu karena dianggap tidak netral.
“Relawan yang menggunakan nama Jokowi dalam keterlibatan pada pilpres akan menjerumuskan Jokowi, sebab presiden dapat dianggap tidak netral dalam pilpres,” kata Koordinator SIAGA 98 Hasanuddin kepada redaksi www.suaranasional.com, Kamis (4/8/2022).
Hasanuddin mengatakan, posisi Presiden Jokowi sebagai milik rakyat Indonesia harus dijaga netralitasnya di Pilpres 2024.
“Netralitas ini penting untuk menjaga pemilu yang jurdil,” jelasnya.
Hasanuddin memuji langkah Jokowi yang mengundang para relawan dan meminta tidak membicarakan pencapresan tetapi fokus membantu pemerintah.
“Kami mengapresiasi langkah Jokowi mengumpulkan beberapa relawan di Istana Bogor, untuk fokus saja pada persoalan membantu pemerintahan dalam mengantisipasi krisis global yang berpotensi Indonesia terdampak secara ekonomi, baik pangan maupun energi,” paparnya.
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?