Selain itu, menurut dia, Megawati bingung lantaran sadar bahwa dirinya tidak mampu membenahi Papua.
"Megawati tanpa disadari telah mengkritik dirinya sendiri. Sebagai Ketua Umum Partai, ia mempunyai petugas partai yang saat ini menjadi orang nomor satu di Indonesia," jelasnya.
Termasuk, sambung Jamiluddin, cukup perintahkan kepada Jokowi agar mengirimkan beberapa batalion ke Papua.
"Sebagai petugas partai, Jokowi wajib melaksanakan perintah ketua umumnya. Itu konsekuensi logis dari seorang petugas partai," pungkasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Pangi Syarwi Bantah Inflasi Pengamat: Saya 17 Tahun di Bidang Ini, Kok Bisa?
Habib Aboe Dipanggil MKD DPR: Akankah Tudingan Narkoba ke Ulama Madura Berujung Pidana?
Tuduhan Penistaan Agama ke Jusuf Kalla: Benarkah Sah Secara Hukum? Ini Kata Analisis!
Motor Rp42 Juta & Kaos Kaki Rp100 Ribu: Benarkah Anggaran Gizi Nasional untuk Rakyat?