Akademisi Universitas Sahid Jakarta ini melihat, Anies masih melirik tokoh dari kalangan NU. Sehingga, sangat sulit bagi Anies untuk segera menentukan AHY sebagai pasangan kandidat Cawapresnya pada 2024 mendatang.
"Anies sedang berhitung apakah AHY akan mampu memberikan efek elektoral bagi dirinya. Anies saya lihat justru lebih mempertimbangkan kalangan tokoh-tokoh NU untuk dapat dijadikan pendampingnya pada 2024 mendatang," katanya.
Dengan demikian, Saiful menilai, saat ini Anies sedang memiliki beban berat di internal, hingga harus mengahalau adanya penjegalan dirinya dari eksternal.
"Bisa jadi jikapun dipaksakan Anies justru menderita kekalahan jika tidak sesuai dengan kata hatinya dalam menentukan pendampingnya pada Pilpres 2024 mendatang," pungkas Saiful.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Fahri Hamzah Beberkan Fakta: Prabowo Seharusnya Jadi Presiden 25 Tahun Lalu, Bukan Sekarang!
Gagal Total! Gema Nasional Ultimatum Copot Dirut KAI Bobby Rasyidin Setelah Tragedi Beruntun
Sri Bintang Pamungkas Bongkar Fakta: Para Jenderal TNI Sudah Tahu Soal Teddy Sejak Lama, Bukan Rahasia Lagi!
Kritik Amien Rais ke IKN: Tanah Gembur & Target “Mission Impossible” Prabowo yang Bikin Waswas