Pada kesempatan itu, Rocky Gerung juga menyoroti pernyataan Presiden Joko Widodo yang mengaku tak mau ikut campur dengan pilihan politik anaknya sebab Kaesang sudah dewasa dan sudah berkeluarga. Dimana Jokowi mengaku sebagai orang tua dirinya hanya memberi restu.
“Pak Jokowi membacakan bahwa dia sudah dewasa, tentu saja tidak ada campur tangan lagi, tapi pada saat yang sama hal itu justru memberi kesan bahwa dia mengendorse Kaesang,” tutur Rocky.
Cara berpolitik keluarga Jokowi, lanjut Rocky Gerung sama seperti yang dilakukan sejumlah politisi di Amerika Serikat, mereka sangat kuat dan mampu menekan partai politik.
“Fasilitas di Amerika memang memungkinkan semua orang punya mimpi sendiri dan itu yang ingin kita tiru, namun bukan dinasti yang diatur oleh konglomerat dan oligarki yang berupaya mempengaruhi kebijakan dari DPR tingkat 1,” ujarnya.
“Bagian buruk dari politik dinasti yaitu memaksakan kehendak sementara kapasitas tidak cukup,” tambahnya memungkasi.
Sumber: populis
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?