"Kalau ditanya AHY berpeluang? Sangat besar. Tapi tentunya kita ini tidak bisa mengira-ngira, kalau kemudian mas AHY, kemudian berpeluang membantu mendampingi Anies. Dan bisa membantu menenangkan pertandingan, kenapa harus cari orang lain," papar Ali.
"Tapi kan ini harus bisa diukur secara scientific, dengan pengetahuan, dengan kemajuan ilmu pengetahuan, hari ini kita bisa membaca kok, kalau kita mau jujur ya," sambungnya.
Mengutip dari Warta Ekonomi jaringan Suara.com, AHY bicara soal sikapnya jika tak ditunjuk mendampingi Anies. Dia merasa pertanyaan itu tak adil ditanyakan kepadanya.
"Kalau AHY nggak jadi cawapres gimana Demokrat? Dibalik, kalau Mas Anies menetapkan Mas AHY sebagai cawapres, apakah ada yang ingin pergi? Itu baru fair. Tapi insyallah saya di sini (KPP)," kata AHY pada Jumat (14/7/2023).
Sumber: suara
Artikel Terkait
Roy Suryo Bocorkan 3 Ciri Ijazah Asli UGM: Ini Alasan Ia Yakin 99,9% Dokumen Jokowi Palsu
Partai Prima Tantang Nasdem: Berani Naikkan PT ke 10 Persen, Kalau Sungguh-Sungguh!
Jokowi Dukung Revisi UU KPK 2024: Pengakuan Dosa atau Drama Politik 2029?
Usulan PT 7%: Ancaman Nyata bagi Kedaulatan Rakyat atau Cuma Rekayasa Politik?