"Kalau ditanya AHY berpeluang? Sangat besar. Tapi tentunya kita ini tidak bisa mengira-ngira, kalau kemudian mas AHY, kemudian berpeluang membantu mendampingi Anies. Dan bisa membantu menenangkan pertandingan, kenapa harus cari orang lain," papar Ali.
"Tapi kan ini harus bisa diukur secara scientific, dengan pengetahuan, dengan kemajuan ilmu pengetahuan, hari ini kita bisa membaca kok, kalau kita mau jujur ya," sambungnya.
Mengutip dari Warta Ekonomi jaringan Suara.com, AHY bicara soal sikapnya jika tak ditunjuk mendampingi Anies. Dia merasa pertanyaan itu tak adil ditanyakan kepadanya.
"Kalau AHY nggak jadi cawapres gimana Demokrat? Dibalik, kalau Mas Anies menetapkan Mas AHY sebagai cawapres, apakah ada yang ingin pergi? Itu baru fair. Tapi insyallah saya di sini (KPP)," kata AHY pada Jumat (14/7/2023).
Sumber: suara
Artikel Terkait
Pangi Syarwi Bantah Inflasi Pengamat: Saya 17 Tahun di Bidang Ini, Kok Bisa?
Habib Aboe Dipanggil MKD DPR: Akankah Tudingan Narkoba ke Ulama Madura Berujung Pidana?
Tuduhan Penistaan Agama ke Jusuf Kalla: Benarkah Sah Secara Hukum? Ini Kata Analisis!
Motor Rp42 Juta & Kaos Kaki Rp100 Ribu: Benarkah Anggaran Gizi Nasional untuk Rakyat?