Namun pandangan berbeda disampaikan Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo. Menurutnya, koalisi gemuk tidak menjamin kemenangan dalam kontestasi Pilpres nanti.
“Kalau saya melihatnya, Pilpres itu lebih ke figur cawapres sama capresnya. Kalau partai relevansinya itu tidak terlalu signifikan. Saya masih percaya Pilpres itu sangat tergantung dari figur capres dan cawapres,” kata Hary Tanoe usai lari bersama bacapres PDIP Ganjar Pranowo di Car Free Day (CFD), Sudirman-Thamrin, Jakarta, Minggu (24/9).
Bos besar MNC Group ini menuturkan, koalisi gemuk justru membuat koalisinya tidak sehat, dan cenderung menyusahkan partai politik di dalamnya.
“Koalisi gemuk menurut saya tidak menjamin. Malah ribet ya. Ribet dalam arti, bagaimana mereka nanti dalam pembagian tanggung jawab dan tugas,” demikian Hary Tanoe.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?