POLHUKAM.ID - Juru bicara DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Slamet Abidin menegaskan posisi Kaesang Pangarep sebagai ketua umum memiliki pengaruh besar.
Meski masih berusia muda, namun putra bungsu Presiden Jokowi itu memberikan efek positif di tubuh partai berlambang bunga mawar.
Dirinya menyontohkan ucapan Ning Zannuba Ariffah Chafsoh alias Yenny Wahid bahwa sang kakek yakni Wahid Hasyim pernah menjabat sebagai menteri di kabinet pertama setelah Indonesia merdeka saat usianya baru 21 tahun.
"Kalau mau mengabdi selama dia mau berpikir untuk kepentingan bangsa dan negara, selama hatinya ada pada rakyat perbaikan untuk bangsa dan negara ini maka semua orang harus diberi kesempatan untuk bisa memimpin," kata Slamet Abidin, Kamis (28/9/2023).
Sebelumnya, Kaesang Pangarep memutuskan bergabung dengan PSI karena partai tersebut masih kecil. Hal inilah yang menjadikan Kaesang tertarik untuk berjuang bersama dalam memenangkan Pemilu 2024.
Artikel Terkait
Mens Rea Pandji: Analisis Lengkap Kontroversi, Gibran, dan Tudingan Antek Asing yang Mengguncang
PDIP 2029: Strategi Penyeimbang Rahasia & Peluang Duet Ulang Megawati-Prabowo?
Jokowi Masih Disalahkan? Kritik Pedas Ini Ungkap Alasan Nama Mantan Presiden Selalu Muncul di Setiap Masalah Bangsa
Eggi Sudjana Temui Jokowi di Solo: Benarkah Ada Permintaan Maaf? Ini Faktanya!