Lanjut Refly, jika dibandingkan dengan bakal capres Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto, gaya bicara Anies sangat berseberangan. Sebab Prabowo memiliki gaya bicara yang frankly speaking seperti halnya Megawati Soekarnoputri.
"Model Megawati pidato yang berjarak tidak dialogis. Cenderung monolog. Tidak cocok juga bagi Prabowo Subianto yang modelnya sama seperti Megawati," ungkap Refly.
Sementara Refly melihat gaya bicara bakal capres PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, juga terbilang luwes. Meski begitu, Ganjar dinilai banyak blunder dengan merendahkan lawan bicaranya.
"Tetapi dalam lingkungan tertentu orang seperti Anies dinilai muter-muter. Dianggap terlalu teoritis. Padahal dia ingin menjelaskan setuntas-tuntasnya," tandas Refly Harun.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?