Lanjut Refly, jika dibandingkan dengan bakal capres Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto, gaya bicara Anies sangat berseberangan. Sebab Prabowo memiliki gaya bicara yang frankly speaking seperti halnya Megawati Soekarnoputri.
"Model Megawati pidato yang berjarak tidak dialogis. Cenderung monolog. Tidak cocok juga bagi Prabowo Subianto yang modelnya sama seperti Megawati," ungkap Refly.
Sementara Refly melihat gaya bicara bakal capres PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, juga terbilang luwes. Meski begitu, Ganjar dinilai banyak blunder dengan merendahkan lawan bicaranya.
"Tetapi dalam lingkungan tertentu orang seperti Anies dinilai muter-muter. Dianggap terlalu teoritis. Padahal dia ingin menjelaskan setuntas-tuntasnya," tandas Refly Harun.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?