POLHUKAM.ID - Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia marah besar usai dituding berbohong soal rencana investasi senilai US$11,6 miliar atau setara Rp175 triliun perusahaan pabrik kaca asal China Xinyi di Rempang, Batam, Kepulauan Riau.
Hal tersebut dikatakan Bahlil saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Senin (2/10/2023).
"Ini penting saya luruskan, agar seolah-olah ada orang bilang saya bodoh katanya. Ada yang bilang ini menteri investasi bodoh atau bohong," kata Bahlil.
"Saya mau kasih tahu pimpinan, sejak saya jadi menteri investasi, mana pernah saya bohongi publik atau bohong terhadap investasi yang telah saya sampaikan kemudian tidak terealisasi," tambahnya.
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang