Mereka para menteri yang sibuk dengan pencalonan presiden disebut hanya sibuk pencitraan di media sosial.
“Para Menteri Calon Presiden tersebut lebih sibuk meningkatkan elektabilitas melalui media sosial daripada membuat kebijakan/strategi dalam meringankan beban masyarakat,” lanjutnya.
Jokowi diminta untuk berani dalam mengambil tindakan mengevaluasi kabinetnya dalam masalah minyak goreng yang sudah berlangsung berbulan-bulan lamanya, dibanding hanya memerintahkan seorang Luhut.
Baca Juga: Jenderal Andika Perkasa Masuk Bursa Kandidat Capres, Refly Harun Tegas: Harusnya Panglima TNI Aktif…
“Sudah saatnya Presiden Jokowi membenahi kabinetnya dengan melakukan Resuffle daripada menugaskan pak Luhut untuk menyelesaikan seluruh permasalahan bangsa ini yang tidak dapat dihandle oleh para menteri nya yang saat ini sibuk untuk pencapresan,” tutupnya.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?