Maka keduanya, tak bisa dipisahkan dari sila ketuhanan. "Dua-duanya disinari oleh sinar ketuhanan. Membuat hukum selalu ada irah-irahnya, mulai dari undang-undang sampai ke tingkat ke bawah," bebernya.
Selain itu kata Arief negara hukum berdasarkan ideologi Pancasila adalah cita-cita para pendiri bangsa atau founding fathers dan menegakkan hukum mengimplementasikan hukum, badan peradilan di Indonesia ada irah-irah, keadilan berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.
"Sungguh luhur cita-cita the founding fathers memberikan warisan kepada kita, negara hukum yang luar biasa," jelas Arief.
Kemudian apa yang dikatakan atau dikeluhkan Arief Hidayat disambut berbagai respon netizen, diantaranya akun @hilik_kuxxx melontarkan kritikannya yang mempertanyakan para pejabat negara apakah memang benar bekerja atau hanya mencari uang dan keuntungan bagi diri keluarga, Menteri Hukum tidak berfungsi atau bagaimana...?
Akun @abrarxxx ikut mengkritik bahwa kerusakan hanya dari beberapa orang saja yang rakus tamak dengan kekuasaan.***
Sumber: harianterbit
Artikel Terkait
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?