POLHUKAM.ID - Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Daniel Johan menyatakan bahwa Koalisi Perubahan tentu harus mengantisipasi kekhawatiran Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera berkaitan dengan Amien Rais Syndrome terhadap pasangan Anies-Muhaimin (AMIN).
"Iya segala hal akan kita antisipasi dengan baik dan detail, jangan lengah dan over pede dengan sambutan rakyat yang begitu meriah," kata Daniel kepada Inilah.com saat dihubungi di Jakarta, Rabu (1/11/2023).
Ia menyatakan bahwa parpol Koalisi Perubahan akan terus melakukan konsolidasi kekuatan kader dan relawan hingga TPS. "Pasangan AMIN akan menjadi kekuatan bersama silent majority dan grass root yang ingin perubahan hidup lebih baik, untuk memastikan pilpres dan pemilu ini berjalan jujur, adil, dan tanpa kecurangan sehingga benar-benar mewujudkan kekuatan kedaulatan rakyat," ujarnya.
Secara terpisah, Wakil Sekretaris Dewan Syuro PKB, Maman Imanulhaq juga mengakui bahwa Amien Rais Syndrome menjadi hal yang paling tidak diinginkan. "Kita ingin bergerak lebih masif, sistematis, terkoordinir dengan baik, terevakuasi sehingga di 100 hari terakhir menuju 14 Februari, kita akan bisa terus melakukan upaya-upaya strategis bahkan perubahan-perubahan signifikan dalam kampanye Anies ini," jelas Maman.
Artikel Terkait
Merger Gerindra-NasDem Terbongkar: Prabowo & Surya Paloh Rencanakan Akuisisi untuk Kuasai DPR?
KNPI Bongkar Motif Ubedilah Sebut Pemerintahan Beban Bangsa: Opini atau Provokasi?
Perebutan Tahta NasDem: Bisnis Surya Paloh Kolaps, Siapa yang Akan Merebut Kendali?
Prabowo Diminta Tak Reaktif ke JK: Strategi atau Penolakan Halus?