Fahri dengan tegas menyebut bahwa bukan hanya PSI yang melakukan penunjukan tokoh dengan cara instan tanpa perlu berkarir politik.
Pertama ada PDIP yang langsung mengambil Bobby Nasution dan Gibran Rakabuming Raka menjadi Walikota Medan dan Solo.
“Dipakein baju merah dan disuruh kampanye Ganjar,” sambungnya, Selasa (12/12).
Selanjutnya ada PPP yang secara instan mengangkat Sandiaga Uno menjadi Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PPP. Padahal, Sandiaga baru saja pindah dari Partai Gerindra.
“Ketiga, Hanura ambil OSO (Oesman Sapta Odang) jadi ketua umum. Keempat, Perindo ambil TGB (Tuan Guru Bajang) jadi Ketua Harian. Mana karirnya?” demikian Fahri.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Gibran di Pilpres 2029: Beban atau Aset? Analisis Mengejutkan Soal Risiko Prabowo
Rahasia 4,5 Jam Prabowo dengan 5 Raja Bisnis Indonesia: Apa yang Dibahas di Balik Pintu Tertutup?
Amien Rais Bongkar Keresahan Jokowi: Bisakah Gibran & PSI Menang Pilpres 2029?
Amien Rais Bongkar Penyebab Kesehatan Jokowi Drop Drastis Pasca Lengser, Ini Faktanya!