Rupanya alasan di balik Anies menolak tawaran-tawaran tersebut, lantaran pada saat itu Anies telah berjanji kepada Prabowo Subianto selaku Ketua Umum Partai Gerindra yang mengusung Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta.
"Saya sudah komit kepada Pak Prabowo bahwa di 2019 ini saya akan konsentrasi di Jakarta, dan saya tidak akan memotong pencalonannya Pak Prabowo di 2019, ini komitmen saya di Jakarta," jelasnya.
Rupanya saat itu selain diminta menjadi cawapres, Anies juga ditawarkan menjadi capres namun lagi-lagi dia kekeh menolak tawaran tersebut.
"Ketika saya sudah tuntas di Jakarta, saya orang merdeka yang boleh mengambil keputusan apapun juga. Betul kan?" tandas dia.
Sumber: tvone
Artikel Terkait
Pangi Syarwi Bantah Inflasi Pengamat: Saya 17 Tahun di Bidang Ini, Kok Bisa?
Habib Aboe Dipanggil MKD DPR: Akankah Tudingan Narkoba ke Ulama Madura Berujung Pidana?
Tuduhan Penistaan Agama ke Jusuf Kalla: Benarkah Sah Secara Hukum? Ini Kata Analisis!
Motor Rp42 Juta & Kaos Kaki Rp100 Ribu: Benarkah Anggaran Gizi Nasional untuk Rakyat?