"Serta pekerjaan Dinas PUTR, baik yang lelang maupun non lelang sekitar Rp 200 miliar," ungkap dia.
Dikatakan, Banggar akan kembali menggelar rapat lanjutan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) pada Senin pekan depan. Rapat ini untuk menentukan belanja apa saja yang tidak akan dibayar tahun 2023.
Baca Juga: DPRD Gresik Naikan Honor Pasukan Kuning dan Pasukan Hijau
"Senin kami rapat lagi. Untuk melakukan kesepakatan belanja apa yang tidak dibayar," terangnya.
Ia menambahkan, sebenarnya pada akhir tahun ini pemerintah masih berharap PT Petrokimia Gresik bisa membayar retribusi lahan reklamasi. Nilainya cukup besar diangka Rp 100 miliar.
"Jika pendapatan ini masuk, ada darah segar untuk menyelesaikan pembayaran belanja. Namun, kenyataannya sampai sekarang masih belum ada kejelasan," imbuhnya. (rof)
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: radargresik.jawapos.com
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?