" Kalau zaman dulu itu masih ada gratifikasi,karena para kepala kampung dulu tidak ada yaang digaji. Namun hari ini sudah tidak bisa lagi. Jadi Saber Pungli ini aturannya jelas dan pengawasannya juga jelas,"tegasnya.
Baca Juga: Bawaslu Berharap Media Ikut Awasi Pemilu 2024
Kata mantan Camat Katobu itu hal itu merupakan sangatlah perlu untuk kehati hatian. Kita perlu mengawasi karena antara pelayanan Dan masyarakat itu harus sinergi.
" Mudah mudahan ini kita dapat laksanakan dengan penuh tanggung jawab," tuturnya.
Dia juga mengatakan kedepannya ASN di Pemda Muna kehadirannya akan dilakukan Absen secara Online.
Baca Juga: Panwascam Tanggeung Cianjur Rakor Pengawasan Masa Kampanye
Sementara Wakapolres Muna mengatakan jika pungutan liar itu tidak lepas dari sentra pelayanan publik.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: sulsel.hallo.id
Artikel Terkait
Anies Baswedan Datang ke Cikeas Tanpa Undangan: SBY & AHY Bereaksi, Ini Motif Tersembunyi!
Buku Otak Politik Jokowi Segera Terbit: Riset Neurologi Ungkap Sisi Lain Jokowi?
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?