Perihal anggapan yang menganggap cerita itu merupakan penistaan, Eddy membantah. Dia mengatakan cerita itu merupakan peristiwa yang Zulhas temui di masyarakat.
"Jadi bukan sesuatu yang mengada-ada apalagi melecehkan," ujar Wakil Ketua Komisi VII DPR itu.
Eddy menduga, ucapan Zulhas telah dibingkai secara negatif. Dia meminta publik menjaga suhu politik yang semakin dinamis agar tidak dikotori oleh hasutan dan berita bohong.
Hal-hal itu, menurutnya, disebarkan oleh pihak-pihak yang bermaksud mengganggu pesta demokrasi.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: solusiharian.com
Artikel Terkait
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?
Gatot Nurmantyo vs Kapolri: Analisis Hukum Mengungkap Dampak Kritik yang Dinilai Melemahkan Polri
Jokowi vs Janjinya: Benarkah Bakal Pulang Kampung atau Malah Mati-Matian untuk PSI?