Perihal anggapan yang menganggap cerita itu merupakan penistaan, Eddy membantah. Dia mengatakan cerita itu merupakan peristiwa yang Zulhas temui di masyarakat.
"Jadi bukan sesuatu yang mengada-ada apalagi melecehkan," ujar Wakil Ketua Komisi VII DPR itu.
Eddy menduga, ucapan Zulhas telah dibingkai secara negatif. Dia meminta publik menjaga suhu politik yang semakin dinamis agar tidak dikotori oleh hasutan dan berita bohong.
Hal-hal itu, menurutnya, disebarkan oleh pihak-pihak yang bermaksud mengganggu pesta demokrasi.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: solusiharian.com
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?