Pasalnya, menurut Satyo, Jokowi tidak bisa memastikan Ganjar bisa didukung PDIP atau koalisi partai lain dalam pemilu.
“Situasi itu sangat mungkin terjadi. Sebab, berdasarkan pengalaman, capres populer seperti Ganjar bisa berakhir tragis di ujung masa pencapresan,” tuturnya.
Satyo juga menilai Jokowi akan kesulitan jika para relawan berharap Ganjar diusung koalisi partai lain.
“Sebab, pertimbangan tersebut akan melalui proses negosiasi yang panjang dan rumit. Biasanya partai lain sudah punya capres-cawapres masing-masing,” ujar Satyo.(*)
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Jokowi Siap Blusukan 7.000 Kecamatan Demi PSI: Haus Kekuasaan atau Strategi 2029?
Din Syamsuddin Bongkar Skenario Board of Peace Trump: Indonesia Terjebak atau Diplomasi Cerdik?
PDIP Protes Program Makan Gratis Prabowo: Benarkah Takut Kalah Lagi di Pilpres 2029?
Standar Ganda Nuklir: Mengapa Israel Tak Pernah Disoal Punya Senjata Atom?