Prabowo juga mencurigai kalau upaya memecah belah itu datang dari luar Indonesia. Itu disampaikan Prabowo saat menyampaikan orasi ilmiahnya di hadapan wisudawan Universitas Pancasila, Selasa (7/6/2022).
"Semua agama mengajarkan kebaikan, kalau ada yang mengajarkan kebencian, pasti niatnya lain. Jangan-jangan itu kekuatan asing yang mau pecah belah kita," kata Prabowo.
Prabowo lantas mengingatkan bahwa ancaman dari luar untuk memecah belah bangsa bisa saja terjadi karena banyak yang menginginkan Indonesia lemah.
"Kita harus mengerti bahwa kita selalu akan dipecah-belah, jadi hati-hati lah. Saya ingin kita terus menjaga kerukunan, ketenangan," ucapnya.
Lebih lanjut, Ketua Umum Partai Gerindra tersebut juga mengatakan dalam dunia politik boleh saja berjalan secara keras. Namun pada akhirnya, suasana damai harus tetap terwujudkan.
"Politik kita boleh bersaing dengan keras, tapi di ujungnya kita harus cool dan kita harus menganggap semua pihak adalah saudara sebangsa setanah air," tuturnya.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?