“Kita telah menyaksikan adegan Mutual Admiration Club, antara Mulyono sebagai bekas presiden dengan Pak Prabowo Subianto sebagai presiden yang akan terus memimpin kita semua,” ucapnya.
Menurut Amien Rais, pemandangan saling mengagumi dan saling memuji antara Presiden Prabowo dengan Jokowi ini menjadi semacam lomba memuji.
“Mutual Admiration Club atau saling kagum dan saling puji diantara dua tokoh itu sulit dicerna oleh Bangsa Indonesia, semacam ada lomba puji,” ungkapnya.
Amien Rais mengaku menyesal lantaran ekspektasi pemerintahan Presiden Prabowo akan jauh lebih baik dari Jokowi ternyata pupus begitu saja.
“Saya mengharapkan pemerintahan Pak Prabowo bakal berbeda dalam arti lebih baik dari rezim Jokowi, tapi ternyata sia-sia,” aku Amien Rais.
Sumber: Suara
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?