Oscar mengatakan, analisa teknikal bitcoin adalah cara melihat prediksi pergerakan harga ke depan dengan melihat tren yang sudah terjadi, melalui skema candle atau chart. Cara sederhana adalah pola support, dimana harga kripto dari bawah yang terpantau akan mengalami naik. Atau pola sebaliknya, yaitu resisten, dimana harga akan turun dari puncak.
“Investor perlu mengetahui candlestick mana yang mengindikasikan suatu harga akan naik atau suatu harga akan turun. Apa perbedaan antara candlestick hijau dan merah. Bagaimana cara mengidentifikasi tren menggunakan garis tren. Bagaimana pola harga kripto dan lain sebagainya,” imbuhnya. Baca Juga: Harga Bitcoin Anjlok, Lebih dari 80.000 Investor Cabut Gelar Jutawannya
Investor atau trader pemula bisa mempelajari tips analisa teknikal Bitcoin dan kripto lainnya seperti Ethereum, Pancakeswap, Cardano dan lain lainya di internet. Dengan menggunakan metode analisis teknikal bitcoin, trader atau investor bisa mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang sentimen pasar dan memprediksi tren signifikan di pasar kripto. Analisa teknikal bitcoin ini dapat digunakan untuk membuat prediksi yang lebih akurat dan strategi investasi yang lebih bijak.
"Analisis teknikal mempertimbangkan sejarah pergerakan aset kripto dengan grafik harga dan volume perdagangan, serta apa pun yang dilakukan terhadap token kripto tersebut. Di sisi lain, analisis fundamental itu lebih difokuskan pada penentuan apakah valuasi atau nilai koin tersebut lebih tinggi, sesuai, atau kurang," tutupnya.
Sumber: suara.com
Artikel Terkait
Anwar Usman Bisa Saja Menyesal Karir Hancur Gegara Gibran
VIRAL Beredar Foto MABA Fakultas Kehutanan UGM 1980, Tak Ada Potret Jokowi?
Gibran dan Dua Rekannya Ditangkap Polisi terkait Dugaan Penggelapan Duit Rp 15 Miliar
Kejagung Sita Rupiah-Mata Uang Asing Riza Chalid