“Kami masih menunggu saksi kunci yakni tiga korban yang terlibat pulih. Saat ini mereka masih sakit, belum bisa dimintai keterangan,” terang Sugeng.
Diketahui, empat pemuda terlibat aksi carok di Dusun Macan, Desa Karanganyar, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, Senin (18/12). Akibatnya tiga mengalami luka.
Dua orang yaitu, Arif dan Fadil langsung dibawa ke Puskesmas Bantaran. Namun selasa (19/12), keduanya sudah diperbolehkan pulang. Satu orang lagi, Alan dibawa ke RSUD dr Mohammad Saleh karena kondisinya cukup parah.
Baca Juga: Geger Empat Pemuda Carok di Bantaran, Pemicunya Gara-gara Ini
Di sisi lain, kasus carok di Dusun Macan, Desa Karanganyar, Kecamatan Bantaran menjadi atensi (MUI) Kabupaten Probolinggo. Perlu peran serta tokoh masyarakat atau tokoh agama untuk menyelesaikan masalah dengan kepada dingin. Sehingga aksi serupa tidak terulang lagi.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: radarbromo.jawapos.com
Artikel Terkait
Abdul Wahid Bongkar Kejanggalan Dakwaan KPK: OTT Rp800 Juta hingga Jatah Preman Tak Ada dalam Berkas!
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?