Baca Juga: Tanpa Pemain Luar, Tanjab Timur Siap Berlaga di Ajang Gubernur Jambi Cup 2024
ASN Lapas Kelas IIA Jambi itu, disampaikan dia, sudah berdinas sejak tahun 2017 lalu. Dirinya pun menyayangkan atas perbuatan yang dilakukan.
"Ya soalnya saya baru saja kasih arahan, belum ada seminggu. Tiba-tiba, kok gini kawan ini. Tapi ya sudahlah, soalnya tidak bisa kita kontrol setiap anggota selama 24 jam, semuanya kembali ke personel masing-masing," sebutnya.
Pihak Lapas Kelas IIA Jambi sendiri mendukung penuh kepolisian guna mengungkap kepemilikan puluhan paket sabu yang melibatkan ASN Lapas Kelas IIA Jambi.
Baca Juga: Sepeda Listrik GT GF 1 Rekomendasi Kendaraan Praktis, Ramah Lingkungan, dan Hemat Baterai
"Statusnya saat ini masih diberhentikan sementara sampai ada putusan inkrah dari pengadilan," kata dia.
Sebelumnya, Aparatur Sipil Negara (ASN) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jambi berinisial FA (27) warga Kelurahan Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi terancam hukuman mati.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: metrojambi.com
Artikel Terkait
Abdul Wahid Bongkar Kejanggalan Dakwaan KPK: OTT Rp800 Juta hingga Jatah Preman Tak Ada dalam Berkas!
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?