"Insiden tak terduga ini seharusnya tidak dikaitkan dengan hubungan China-Jepang," katanya di Beijing, Jumat.
Ia menyampaikan hal itu menanggapi pernyataan wartawan bahwa beberapa warganet China mengomentari penembakan terhadap Abe itu yang dikaitkan dengan kesalahannya dalam mengelola relasi Jepang dengan China.
"Saya tidak akan menanggapi komentar yang diunggah secara daring," kata Zhao dalam pengarahan pers rutin itu.
Justru menurut dia, Abe berkontribusi positif dalam meningkatkan hubungan China dengan Jepang.
"Kami sangat berduka dan menyampaikan simpati kepada keluarga mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe," ucapnya.
Abe yang melepaskan jabatan PM Jepang pada 2020 ditembak saat berkampanye untuk pemilihan parlemen di Kota Nara, Jepang, pada Jumat. Akibat tembakan tersebut Abe tersungkur dan tak sadarkan hingga dilarikan ke rumah sakit.
Artikel Terkait
JD Vance Murka ke Netanyahu: Janji Rahasia Mossad Gagal Gulingkan Iran Terbongkar!
Iran Siapkan 1 Juta Pasukan: Neraka Historis Menanti AS Jika Invasi Darat Terjadi
Iran Kerahkan 1 Juta Tentara: Apa yang Akan Terjadi Jika AS Invasi Darat?
Bunga Kuning Mekar di Makam Gaza: Tanda Alam yang Bikin Haru dan Penasaran, Ini Maknanya!